Himpunan Qari dan Qariah Mahasiswa (HIQMA) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta gelar peringatan milad ke-32 pada Minggu, 11 Oktober 2020 secara daring via zoom cloud meetings. Kegiatan yang berkolaborasi dengan CSRC UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai kalangan. Acara Milad dimulai…

Batik Sebagai Sebuah Simbol Toleransi

Tepat hari ini, 2 Oktober 2020 diperingati sebagai Hari Batik Nasional. Hal tersebut mengacu pada penegasan UNESCO pada 2 Oktober 2009 atau tepatnya sebelas tahun yang lalu bahwa batik adalah warisan kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi / Masterpieces of the Oral and the Intangible…
Center for the Study of Religion and Culture (CSRC) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bekerja sama dengan Konrad-Adenuer-Stiftung (KAS) Indonesia-Timor Leste usai laksanakan kegiatan pelatihan online Public Speaking dan Strategi Kontra Narasi Ekstremis, Selasa, 29 September 2020. Para peserta telah siap untuk memproduksi konten-konten bertema kontra…
Center for The Study of Religion and Culture (CSRC) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bekerja sama dengan Konrad-Adenuer-Stiftung (KAS) Indonesia-Timor Leste gelar pelatihan online dengan tema ‘Pengorganisasian media sosial secara efektif dalam kontra narasi ekstremis’, Rabu, 23 September 2020. Anick Hamim Tohari selaku trainer menyampaikan bahwa…
Center for The Study of Religion and Culture (CSRC) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta gelar pelatihan online dengan tema Penguatan Public Speaking dan Strategi Kontra Narasi Ekstremis bagi Pesantren, Sabtu, 19 September 2020. Acara yang akan berlangsung selama empat hari itu telah dibuka dengan pemberian materi…
Center for The Study of Religion and Culture (CSRC) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bekerja sama dengan Konrad-Adenuer-Stiftung (KAS) Indonesia-Timor Leste menggelar pelatihan kontra narasi ekstremis. Kegiatan ini diperuntukkan bagi para ustadz/ustadzah muda pesantren dari lima wilayah di Pulau Jawa (Jakarta dan sekitarnya, Jawa Barat, Jawa…

Ciputat, Rabu (02/09) Center For The Study Religion and Culture (CSRC) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta gelar sekolah literasi gelombang II via Zoom Cloud Meeting. Acara yang diperuntukkan bagi para pemimpin muda moderat tersebut pada kesempatan kali ini mengangkat tema "Kepemimpinan dalam Islam".

 

Researcher and Director of CSRC UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Irfan Abubakar selaku pembicara dalam acara ini menyampaikan kepemimpinan Islam masa kini berikut arahnya seperti apa.

 

"Dalam memahamai kepemimpinan Islam, seseorang harus meletakkannya dalam sudut pandang secara luas tidak hanya secara definisi kerangka Islam saja," terangnya.

 

Pemaknaan tersebut, lanjutnya, tidak hanya dilakukan dalam konteks teologis atau penafsiran terhadap panduan normatif seperti al Quran-Hadits tetapi juga dilihat dari kompilasi politik global atau hubungan internasional. "Seperti apa struktur politik global dewasa ini dan di mana posisi politik Islam saat ini," ujarnya.

 

Hal ini menurutnya untuk melihat bagaimana leadership dalam Islam dan masalah-masalah apa yang dihadapinya saat ini. Konflik-konflik global seperti kesehatan, lingkungan, pendidikan, teknologi dan yang sedang terjadi adalah adanya pandemi covid-19 ini. Dari permasalahan tersebut seseorang tidak hanya mampu mendefinisikan leadership Islam yang sesuai dengan nilai-nilai Islam tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi oleh masyarakat global.

 

Untuk menjawab secara bersama dan memperkuat pemahaman mengenai kepemimpinan Islam, Irfan mengajukan dua diskursus untuk diperdebatkan oleh dua kelompok peserta. Ia mengajukan dua formula, yang pertama; kepemimpinan Islam adalah model kepemimpinan yang menekankan identitas Islam, superioritas Muslim atas yang lain, dan bekerja dalam sistem politik Islam. Hal tersebut dicontohkan dengan model kepemimpinan Hizbuttahrir (HTI)

 

Model kedua adalah kepemimpinan Islam adalah model kepemimpinan yang menekankan tujuan dan substansi kepemimpinan, menekankan kesetaraan warganegara, keragaman, dan bekerja dalam sistem politik sesuai konteks. Seperti contoh kepemimpinan demokratis dalam sistem NKRI.

 

Dari kedua formula yang telah diperdebatkan oleh kedua kelompok, kepemimpinan yang paling ideal untuk masa kini adalah model yang kedua. Karena lebih diterima di berbagai negara ketimbang model pertama yang justru banyak ditolak di negara-negara yang notabene sebagian warganya adalah muslim. 

 

Sepanjang masa Pandemi Covid-19 sejak Maret hingga Agustus 2020 telah terjadi penangkapan sejumlah terduga teroris oleh Densus 88 Anti-Teror di beberap wilayah di Indonesia. Hal tersebut mengindikasikan bahwa isu ekstremisme yang mengarah pada kekerasan masih menjadi masalah serius bagi Indonesia. Center for the Study of…
Page 1 of 9

Get In Touch

Center for the Study of Religion and Culture (SCRC) Pusat Kajian Agama dan Budaya UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

  • Add: Jl. Kertamukti No. 5 Pisangan Ciputat 15419
  • Tel: 021-744 5173
  • Fax: 021- 7490756
  • Email: [email protected]
  • Hotline: 021-744 5173
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…