Pluralisme dan inklusivisme Islam di Indonesia: Ke Arah Dialog Lintas Agama

14 May 2015

Resensi: Dialog serta kerja sama antaragama menjadi jalan tenga dalam meminimalisasi ketegangan antar etnis, suku budaya dan persoalan social lainnya. Karena itu, dialog antaragama menjadi hal yang utama. Dialog selalu bermakna menemukan bahasa yang sama demi menjaga kehidupan bersama.

Upaya dialog ini menjadi sangat strategis, mengingat bangsa Indonesia sangat heterogen dan pluralis. Menuju dialog, maka yang perlu dikembangkan di samping sikap toleran, adalah upaya menegakkan keadilan. Karena setiap konflik dan aksi kekerasan yang kita saksikan, terlepas itu konflik social atau atas nama agama, merupakan ekspresi “kegerahan“ setiap orang atau kelompok tertentu dalam mempersoalkan ketidakadilan.

Pengarang: Karlina Helmanita

Berat: 50 gr

Login to post comments

Get In Touch

Center for the Study of Religion and Culture (SCRC) Pusat Kajian Agama dan Budaya UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

  • Add: Jl. Kertamukti No. 5 Pisangan Ciputat 15419
  • Tel: 021-744 5173
  • Fax: 021- 7490756
  • Email: [email protected]
  • Hotline: 021-744 5173
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…