Selasa 22 oktober 2013, Kepala Divisi Asia Konrad Adenauer Stiftung (KAS) Jerman Mrs. Caroline Kanter bersama tiga orang koleganya mengunjungi Center for the Study of Religion and Culture (CSRC) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Kunjungan Mrs. Caroline ke CSRC dalam rangka monitoring dan berdiskusi tentang program "Pelatihan Agama dan HAM" yang diselenggarakan oleh CSRC berkerja sama dengan KAS.

Nilai-nilai Hak Asasi Manusia di Indonesia belum sepenuhnya dapat diterima dan diterapkan dengan baik oleh masyarakat terutama di kalangan pesantren yang menganggap HAM bertentangan dengan nilai-nilai syariat Islam. Melihat kurangnya pengetahuan masyarakat tentang HAM, maka kehadiran para pemimpin muda Muslim yang berwawasan HAM sangat diperlukan untuk menjadi motor penggerak perubahan serta agen yang dapat mempromosikan dan memberi pemahaman tentang HAM di masyarakat.

Mr. Ronald Meyer dan Ms. Iris Ahr, dua orang dari Kementerian Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (Donor utama KAS Indonesia) bersama dengan Mr. Deniz Sertcan (Kedutaan Jerman) mengunjungi kantor Center for the Study of Religion and Culture (CSRC) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta pada Jum’at 6 Desember 2013. Mereka d idampingi oleh Dr. Jan Woischnik (Direktur KAS Indonesia-Timor Leste), Sarah Hasbar, dan Akim Enomoto.

Round Table Discussion, sebuah diskusi lanjutan dari program "Pendidikan Berspektif Perdamaian di Ambon" yang diadakan oleh Center for the Study of Religion and Culture (CSRC) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta bekerja sama dengan The Asia Foundation (TAF).

Diskusi pada 9 Desember 2013 di Hotel Santika BSD Serpong ini dihadiri oleh Irfan Abubakar (Direktur CSRC), Rita Pranawati (Project Officer Bina Damai Ambon) dan  peneliti CSRC yaitu Chaider S. Bualim, Ahmad Gaus AF, dan Muchtadirin. Diskusi dihadiri juga oleh Budi Munawarrahman (TAF), Abidin wakano (Konsultan Project Bina Damai Ambon), M. Miqdad (Institute Titian Perdamaian), M. Hafidz (Aman Indonesia), dan Nafi Muthohirin (Koran Sindo).

Kunjungan Para Aktivis The Reading Group, Singapura

The Reading Group Singapura, adalah grup diskusi anak muda Muslim Singapura yang tertarik dengan perkembangan pemikiran ke-Islaman kontemporer. Grup yang dipimpin oleh M. Imran Taib ini sering mengadakan perjalanan ke negara-negara Islam untuk studi banding dan berdiskusi tentang perkembangan Islam.

Pada 3 Desember 2013, tujuh orang anggota grup mengunjungi kantor Center for the Study of Religion and Culture (CSRC) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Tujuan kunjungan ini untuk berdiskusi tentang perkembangan gerakan Islam terutama kelompok radikal kontemporer di Indonesia.

Sosialisasi Empat Pilar yang telah dilakukan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) telah mencapai keberhasilan, melihat manfaat yang telah dirasakan oleh masyarakat. Tetapi, keberhasilan ini tidak dibarengi dengan implementasi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Seiring keberhasilan sosialisasi Empat Pilar, muncul wacana baru untuk mereformulasi Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN). Wacana ini bersumber dari aspirasi beberapa elemen masyarakat.

Pelatihan Agama dan HAM (Semarang)

Kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya nilai-nilai Hak Asasi Manusia makin menguat, setelah runtuhnya masa Orde Baru di bawah kepemimpinan Soeharto yang digantikan dengan masa Reformasi. Hal ini ditandai dengan lahirnya Undang-Undang HAM No. 39 Tahun 1999 yang terdiri dari 160 pasal yang meliputi 11 bagian. Pada tataran praktis, perlindungan terhadap hak-hak sipil dan politik warga tercermin dari banyaknya media yang dapat bebas mengkritik pemerintah serta maraknya terjadi unjuk rasa di berbagai kota di Indonesia.

WriterPreneurship Gelombang ke-5

Dunia penulisan mempunyai pengaruh besar dalam perkembangan peradaban. Menulis menjadi media untuk menyampaikan sebuah gagasan. Tidak hanya itu, dewasa ini menulis telah menjadi kegiatan yang menghasilkan keuntungan materi. Menulis bahkan telah masuk dalam kegiatan industri komersil yang sedang berkembang pesat, termasuk di Indonesia. Namun, dibalik berkembangnya industri penerbitan, Indonesia masih memiliki jumlah terbitan buku yang rendah. Jumlah buku yang terbit di Indonesia hanya sekitar 2500 judul setiap tahun, ini lebih rendah dibanding Jepang yang mencapai sekitar 44.000 judul setiap tahun, Amerika Serikat 100.000 judul dan Inggris 61.000 judul pertahun.

Page 8 of 9

Get In Touch

Center for the Study of Religion and Culture (SCRC) Pusat Kajian Agama dan Budaya UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

  • Add: Jl. Kertamukti No. 5 Pisangan Ciputat 15419
  • Tel: 021-744 5173
  • Fax: 021- 7490756
  • Email: [email protected]
  • Hotline: 021-744 5173
We use cookies to improve our website. By continuing to use this website, you are giving consent to cookies being used. More details…