Ajak Guru dan Ulama Muda Cegah Narasi Ekstremisme, CSRC Gelar Advanced Training di Surabaya

blog

Center for the Study of Religion and Culture (CSRC) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bekerja sama dengan Konrad Adenauer Stiftung (KAS) Indonesia-Timor Leste menggelar Advanced Training bertajuk "Penguatan Kontra Narasi Ekstremis untuk Guru Pesantren dan Ulama Muda". Pelatihan ini dilaksanakan di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya pada 17-19 Mei 2023.

Training ini diikuti oleh 20 ustadz dan ustadzah muda yang berasal dari berbagai pondok pesantren di wilayah Jawa Timur. Training ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keahlian mereka dalam argumen dan strategi penyebarluasan kontra narasi ekstremis, terutama di lingkungan pesantren. Peserta training diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu melawan narasi ekstremis dan memberikan edukasi melalui pembelajaran di kelas mengenai pencegahan wacana serta ideologi ekstremis, terutama di pesantren.

Selama pelatihan berlangsung, peserta terlibat dalam lokakarya intensif, diskusi, dan latihan praktik. Mereka diberikan pemahaman mendalam tentang berbagai aspek kontra narasi ekstremis, termasuk metode ceramah dan khutbah yang persuasif, hingga bagaimana menyusunnya pada mata pelajaran yang relevan di kelas.

Kegiatan Advanced Training ini dihadiri oleh berbagai trainer, seperti Prof. Dr. Ahmad Zainul Hamdi (Direktur Pendidikan Islam Kementerian Agama RI), Irfan Abubakar, MA. (Peneliti Senior CSRC UIN Jakarta), Dr. Fathur Rozi (Pengasuh Ma'had Aly Pesantren Alfithrah), Ahmad Gaus AF, M.Si. (Dosen Swiss-German University), serta Taneji, MA. (Dosen FITK UIN Jakarta).

Selain itu, pelatihan ini juga diisi oleh fasilitator dari berbagai Pondok Pesantren, seperti Hindun Tajry (PP Assalafi Alfithrah Surabaya), M. Saiful Anam, M.Pd. (PP Darut Tauhid Surabaya), Hasan Mahfudh, M.Hum. (PP Qomaruddin Gresik), dan Aliwafa Mukhtar, M.Pd. (PP Raudhatul Muttaqin Bangkalan).

Pelatihan ini penting untuk dilakukan, mengingat pesantren merupakan lembaga pendidikan tertua di Indonesia yang mempunyai modal sosial yang kuat dalam pembangunan perdamaian dan upaya pencegahan radikalisme dan ekstremisme kekerasan.

Linkage