Home / Tentang Kami / Buku Tamu / Kontak Kami / Login
07/03/2010 16:33:19 Suzanne E. Siskel: Masa Depan Cerah Filantropi untuk Keadilan Sosial Social Justice Philantropy, Filantropi untuk Keadilan Sosial, harus terus didengungkan. Di Indonesia, dasar negara sila ke 5 Pancasila pun disebutkan Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Filantropi adalah salah satu cara untuk mencapai keadilan sosial. Namun ada banyak pintu-pintu lain untuk menuju Keadilan tersebut. (Dibaca: 79)
02/03/2010 17:07:51 Sukses Training Agama dan HAM di Lampung Untuk kesekian kalinya, CSRC UIN Jakarta bekerjasama dengan Konrad Adenaeur Stiftung (KAS) Jakarta kembali sukses melaksanakan kegiatan “Training Agama dan HAM di Kalangan Aktivis Muda Muslim” di Tanjung Karang, Lampung. Pelatihan ini berlangsung dari tanggal 23-25 Februari 2010 di hotel Sahid, ... (Dibaca: 23)
01/02/2010 4:33:12 CSRC Tolak Sentralisasi Zakat JAKARTA--Center for the Study of Religion and Culture (CSRC) menolak adanya upaya sentralisasi pengelolaan zakat di bawah lembaga pemerintah. Ini ditegaskan Direktur CSRC Amelia Fauzia pada Seminar Masa Depan Pengelolaan Zakat di Indonesia di Jakarta, Kamis (28/1). (Dibaca: 85)
27/01/2010 18:25:19 CSRC Sukses Gelar Seminar dan FGD Implementasi Pendidikan Anti Korupsi: Mahasiswa dan Integritas Bangsa Puji syukur alhamdulillah, akhirnya dua rangkaian kegiatan besar yaitu seminar dan Focus Group Discussion (FGD) Implementasi Pendidikan Anti Korupsi: Mahasiswa dan Integritas Bangsa, hasil kerjasama CSRC UIN Jakarta, PIEN TIRI, dan Universitas Paramadina berjalan sukses dan lancar. (Dibaca: 118)
Rethinking the Shari’ah Law Oleh: Ridwan al-Makassary In Indonesia demands to establish a state based on Shari’ah is often complemented by efforts to apply the Shari’ah as positive legislation. In the idea of applying the Shari’ah to a state level, Islamic intellectuals and politicians always point to the history of the Medina State during the Pr... (Dibaca: 6)
Heboh Pernikahan Di bawah Umur: Pentingnya Reinterpretasi Syari'ah Oleh: Sukron Kamil Pada tahun 2008 yang berlanjut tahun 2009 kemarin, publik di Indonesia dihebohkan oleh peristiwa pernikahan oleh seorang yang disebut-sebut sebagai kiai, yaitu Syeikh Fujiyono di Jawa Tengah. Ia telah menikahi seorang gadis berumur 13 tahun bernama Luthfiana Ulfah. Kasus ini mendapat penolakan dari ... (Dibaca: 11)
CSR dan Pemberdayaan Komunitas Oleh: Sholehudin A. Aziz Diskursus mengenai tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) sampai hari ini tetap hangat dan menarik diperbincangkan. Menarik, karena bukan saja persoalan jumlah dana yang dikumpulkan, melainkan juga terkait dengan motif di balik itu semua. Berdasarkan hasil peng... (Dibaca: 40)

Resensi

Making Modern Muslims. The politics of Islamic education in Southeast Asia The early 21 st century saw a string of terrorist actions in the US, Asia and Europe. Most prominent among these were, of course, the 9/11 attacks on the WTC in New York and the Pentagon; the Bali bombs; the bomb attacks in Madrid and London; and those on the Australian Embassy and the Marriot Hotel in Jakarta. Islamic inspired violence /ned to spread like an oil stain and Islamic inspired murders and other riminal acts were feared to be spreading like wild fire. All the major attacks were considered to be inspired by organised international Islamic radical movements and the West (and others) began to seriously worry where all this radicalism stemmed from and how it is disseminated, especially among the younger generations. Attention soon focused on Islamic schools and educational politics, especially those in Southeast Asia. (Dibaca: 227)
Review Dick van der Meij: Diaspora Berkelanjutan Bugis-Makassar Buku kecil dan DVD yang menarik ini mengisahkan peranan diaspora suku Bugis-Makassar dalam periode prakemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Buku ini penting dibaca oleh pelajar dan masyarakat yang tertarik pada sejarah Indonesia pada umumnya. * Judul: Bugis-Makassar dan Kebangkitan Nasional * Penulis: Mukhlis PaEni * Penerbit: Departemen Kebu¬dayaan dan Pariwisata beker-ja sama dengan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) dan Asosiasi Tradisi Lisan (ATL), 2008. * tebal: vi+46 halaman (ditam-bah DVD) (Dibaca: 720)
Review Dick van der Meij: Arjunawiwaha; The marriage of Arjuna of Mpu Kanwa Stuart Robson, Arjunawiwdha; The marriage ofArjuna ofMpu Kanwa (Leiden: KITLV Press, 2008), xiii + 208 pp. (Bibliotheca Indonesica 34). ISBN 978-90-6718-321-5. Price: EUR 24.90 (soft cover). (Dibaca: 347)

Penelitian

Pemetaan Ideologi Masjid-masjid di Solo, Jawa Tengah Berbicara secara umum, riset di sepuluh masjid tersebut menunjukkan dan membuktikan bahwa dalam derajat yang beragam kelompok Islam radikal telah menggunakan masjid sebagai kendaraan bagi penyebaran ideologinya. Level intensitas yang tinggi dari radikalisasi terlihat di Masjid Al-Islam Gumuk dan Masjid al-Maghfiroh (Al-Kahfi) yang masing-masing berafiliasi kepada Front Pemuda Islam Surakarta (LPIS) dan Hidayatullah, dua ormas Islam yang terkenal berhaluan radikal. Radikalisasi juga cukup tinggi di masjid terbuka dan tidak berafiliasi dengan ormas tertentu, yaitu Masjid al-Muttaqien, Kartopuran. Sementara masjid-masjid umum lainnya yang diteliti juga memperlihatkan anasir-anasir ideologi Islam radikal dengan level intensitas yang lebih rendah. Misalnya, Masjid Pesantren Jamsaren (kec. Serengan),Masjid Komplek al-Hikmah (Joyodiningratan, kec. Serengan) dan Masjid Kampus, Nurul Huda, UNS, Surakarta. (Dibaca: 147)
Perda Syariah Islam di Era Otonomi Daerah: Implikasinya Terhadap Kebebasan Sipil, Hak-hak Perempuan, dan Non-Muslim Secara legal-formal pemberlakuan syariah Islam di era otonomi daerah ditetapkan terutama lewat peraturan daerah (perda) yang memiliki kekuatan hukum atau politis. Meski Undang-Undang Nomor 22/1999 tentang otonomi daerah tidak memberi wewenang bidang peradilan dan agama kepada daerah, tetapi dalam praktiknya, perda-perda itu menyentuh persoalan agama dan quasi-peradilan. Karenanya, keberadaan perda-perda syariah itu perlu terus dikaji untuk menguji, apakah peraturan-peraturan daerah tersebut bertentangan dengan undang-undang dan Konstitusi atau tidak. Apalagi dalam penelitian ini ditemukan bahwa perda syariah tidak jarang menimbulkan kontroversi serta memicu perdebatan dalam masyarakat, walaupun kelompok yang mendukung keberadaan perda lebih besar daripada kelompok yang menolaknya. (Dibaca: 4369)
Wakaf untuk Keadilan Sosial Pentingnya mewujudkan masyarakat yang sejahtera, adil dan selaras menjadi kepedulian para pengelola lembaga wakaf di Indonesia. Mayoritas setuju dengan upaya melakukan penanganan ketidakadilan sosial melalui perubahan sistem sosial, ekonomi dan politik yang tidak adil. Berbagai persoalan bangsa seperti kemiskinan, pengangguran, kesehatan dan pendidikan yang rendah, masih menjadi persoalan yang rumit untuk diselesaikan. Dengan mengatasi berbagai persoalan sosial sampai ke akarnya, perubahan sistem dan struktur sosial yang tidak adil, menjadi harapan baru untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan yang dicita-citakan. Namun, tentu saja, hal ini tidak mudah mengingat penyelesaian ketidakadilan sosial juga membutuhkan kerjasama dari berbagai elemen masyarakat, utamanya negara dan pasar agar mereka adil dalam mendistribusikan segala sesuatu yang menyangkut hajat hidup orang banyak. (Dibaca: 3656)